Friday, July 30, 2010

Melewatkan Parameter Fungsi

Melewatkan parameter atau mengirimkan data ke fungsi, bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu parsing by value dan parsing by reference. Tapi untuk beberapa fungsi tidak memerlukan parameter apapun, misalnya fungsi untuk mencetak suatu kalimat atau fungsi dengan variable lokal.

Parsing by value

Yang dimaksud dengan parsing by value (call by value) adalah dengan mengirimkan nilai dari variable yang menjadi parameter. Perubahan terhadap argumen yang terjadi di dalam fungsi, tidak akan mempengaruhi nilai dari variable fungsi pemanggil (hanya 1 arah). Pengiriman suatu nilai dapat dilakukan untuk suatu ungkapan, tidak hanya untuk sebuah variabel, elemen array atau konstanta saja, misalnya fungsi (a+2);

Parsing by reference
Parsing by reference (call by reference) adalah pemanggilan dengan cara mengirimkan alamat variable ke fungsi yang dipanggil. Fungsi yang menerima kiriman alamat ini akan menggunakan alamat yang sama untuk mendapatkan nilai datanya. Perubahan nilai di fungsi akan merubah nilai asli di bagian fungsi pemanggilnya. Hal ini karena parsing by reference adalah pengiriman dua arah, yaitu dari fungsi pemanggil ke fungsi yang dipanggil dan juga sebaliknya. Parsing by reference hanya untuk alamat memory saja, tidak dapat dilakukan untuk suatu ungkapan.

Read more...

Variable pada Fungsi

Dalam kaitannya dengan fungsi, variable dibagi menjadi 2 jenis:
1. variable global
2. variable lokal

VARIABLE GLOBAL

Variable global adalah varable yang bisa digunakan di semua fungsi tanpa ada deklarasi di setiap fungsi. Perubahan nilai variable di satu fungsi akan merubah nilai variable secara keseluruhan apabila digunakan oleh fungsi lain. Deklarasi variable global di luar fungsi tertentu, tapi biasanya dibawah header file. Contoh penggunaannya adalah:

#include <stdio.h>
int var=5;
void main()
{dekalrasi dan statement}
int fungsi()
{deklarasi dan statement}

VARIABLE LOKAL
Variable lokal adalah variable yang hanya bisa digunakan di satu fungsi saja, yaitu fungsi dimana variable itu dideklarasikan. Penggunaan nama variable lokal juga bisa sama antara fungsi yang satu dengan fungsi yang lainnya. Deklarasi parameter juga merupakan sebuah deklarasi untuk variable lokal. Apabila dua buah variable lokal pada fungsi berbeda memiliki nama yang sama, perubahan nilai variable di satu fungsi tidak akan mempengaruhi variable di fungsi yang lainnya. contoh penggunaan variable lokal adalah:

#include <stdio.h>
void main()
{
int var=5,able=8;
statemen/perintah;
}

int fungsi_tambah(int a, int b)
{
int var=a,able=b;
int hasil=var+able;
return hasil;
}

Read more...

Thursday, July 29, 2010

Mendefinisikan Fungsi

Komponen-komponen dari fungsi yaitu definisi fungsi dan tubuh fungsi. Sebelum dapat digunakan, fungsi harus didefinisikan terlebih dahulu. Definisi fungsi terdiri atas:

  • prototype fungsi
  • tipe kembalian
  • nama fungsi
  • parameter/argumen
Format penulisan prototype fungsi:
tipe_data nama_fungsi(deklarasi parameter);

Format definisi fungsi:
tipe_data nama_fungsi(deklarasi parameter)
{
deklarasi, deklarasi;
perintah, perintah;
return ();
}


Prorotype fungsi
Penulisan prototipe fungsi setelah kita menuliskan header file( stdio.h, conio.h, dll ). Protoipe fungsi tidak perlu dituliskan apabila kita mendefinisikan fungsi di atas fungsi utama( main ). prototype fungsi berguna untuk memberi tahu compiler mengenai tipe data dari hasil yang dikembalikan fungsi kepada pemanggilnya,jumlah parameter, tipe parameter, dan urutan parameter yang harus diberikan kepada fungsi oleh pemanggilnya. Prototype fungsi dipakai oleh compiler untuk melakukan validasi terhadap function-call (pemanggilan fungsi). Dengan demikian, kompilator dapat membantu programer dalam menangkap kesalahan-kesalahan dalam program.
Tipe data pengembalian
Tipe data pengembalian dari suatu fungsi menyatakan tipe data dari hasil yang dikembalikan fungsi kepada pemanggilnya. Type hasil Void menyatakan bahwa fungsi tidak mengembalikan apa-apa. Type hasil yang tidak ditulis dianggap oleh kompilator sebagai int.
Nama fungsi
Nama fungsi harus berupa suatu indentifier yang sahih. Nama fungsi sebaiknya mencerminkan tugas yang dilakukan oleh fungsi itu.
Deklarasi parameter
Parameter adalah cara dari pemganggil fungsi untuk memberikan data kepada fungsi untuk dikerjakan oleh fungsi. parameter yang digunakan saat pemanggilan harus sama dengan parameter yang ada saat deklarasi dan definisi fungsi.

Read more...

Wednesday, July 28, 2010

Fungsi pada Bahasa C

Setiap kali kita membuat program, kita selalu membuat fungsi, minimal kita harus membuat fungsi main(). Pada bahasa C, fungsi adalah sekumpulan instruksi terurut untuk melaksanakan sebuah tugas. Istilah lain dari fungsi adalah subroutin. Fungsi yang terdapat pada bahasa C antara lain:

  • fungsi main
  • fungsi standar bahasa C
  • fungsi buatan programmer
fungsi main
Adalah fungsi yang harus ada di setiap kali kita membuat program. Fungsi ini adalah fungsi utama. Menjalankan program adalah dimulai dari awal fungsi main sampai akhir fungsi main.

fungsi standar bahasa C
scanf() dan printf() adalah contoh fungsi standar pada bahasa C. Fungsi standar yaitu fungsi yang sudah terdapat pada compiler saat kita menginstall. Fungsi standar terdapat pada hampir semua software compiler bahasa C. Selain mencetak dan menginput, masih terdapat banyak fungsi standar lainnya.

fungsi buatan programmer
Terkadang fungsi standar tidak cukup untuk menjalankan tugas tertentu. Untuk mengatasi kesulitan ini, kita bisa membuat fungsi sendiri berdasarkan aturan yang ada.


Beberapa manfaat menggunakan fungsi antara lain:
  • Fungsi main dapat dibuat lebih ringkas dan mudah dibaca.
  • Fungsi menghindarkan operasi/instruksi yang sama ditulis berulang kali.
  • Pada program yang berukuran besar, fungsi dapat menghemat memory.

Read more...

Monday, July 26, 2010

Definisi Array

Array adalah tipe data yang banyak dipergunakan pada hampi di semua bahasa pemrograman. Array bisa disebut sebagai penempatan banyak data pada satu variable. Hal ini diperlukan apabila data yang kita butuhkan jumlahnya banyak, dan data tersebut adalah serupa, misalnya data nilai siswa. Misalnya adalah sebagai berikut:

int NilaiSiswa1 = 60;
int NilaiSiswa2 = 70;
int NilaiSiswa3 = 80;

Apabila datanya berjumlah sedikit mungkin masih bisa menggunakan metode di atas. Tapi apabila datanya banyak(jumlah siswa lebih dari 100), kita akan kesulitan untuk mengaturnya. Kemudian dari hal inilah timbul ide untuk mengganti angka pada variable dengan varable integer (bilangan) sebagai index. Dengan demikian terdapat variable indentitas dan variable index. Sehingga deklarasi di atas dengan array menjadi:

int Nilaisiswa[100]={80,65,98,79,70,.......};
arti:
NilaiSiswa[1] = 80;
NilaiSiswa[2] = 65;
NilaiSiswa[3] = 98; dst

Dengan demikian penggunaan variable NilaiSiswa akan lebih mudah, karena index juga bisa diganti dengan variable bertipe integer. Biasanya akses dari variable array menggunakan looping. Array juga bisa digunakan untuk data 2 atau 3 dimensi. Sesungguhnya kalimat (string) adalah array dari tipe data karakter (char).

Read more...

Followers

followers

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP