Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts

Thursday, September 16, 2010

Pemrograman Bahasa C++ di Linux

Pemrograman bahasa C++ di linux tidak jauh berbeda dengan bahasa C di linux. Compiler yang saya gunakan juga masih GCC. Perbedaan hanya terletak pada pemberian ekstensi file yang kita tulis dengan text editor.

Pada bahasa C, ekstensi yang digunkaan adalah .c, sedangkan pada bahasa C++ ekstensi yang digunkaan adalah .cpp. Selain itu kode compiler yang dituliskan pada terminal juga diganti, yaitu dari gcc -o menjadi gx++ -o.

Sekarang kita ketik kode program berikut dengan text editor:

#include <iostream>
using namespace std;
main()
{
cout << "Hello Linux world"; << endl;
return 0;
}


setelah selesai memulis kode program, kemudian simpan tulisan kita dengan ekstensi .cpp, misalnya helocpp.cpp. Sama halnya ketika kita ingin mengkompilasi program bahasa C dil linux, kita buka terminal dan masuk ke direktori/folder tempat kita menyimpan file kode program. Untuk mengkompilasi kode program, kita ketikan pada terminal

g++ -o helocpp helocpp.cpp

Sedang untuk menjalankan program yang telah kita buat, kita ketikan

./helocpp

Read more...

Wednesday, September 1, 2010

Pemrograman Bahasa C di Linux

Mulai beberapa minggu yang lalu, saya menggunakan Ubuntu 10.04 untuk OS saya. Secara otomatis mengenai pemrigraman juga saya sesuaikan untuk OS linux. Tapi sebenarnya, pemrograman bahasa C di linux tidak jauh berbeda dengan di Windows. Mengenai compiler, saya menggunakan gcc, biasanya sudah terinstall semenjak kita menginstall linux. Langkah-langkah pembuatan program di Linux adalah sebagai berikut:

1. Coding

Pertama-tama kita harus menulis kode program kita. Kode program bisa kita tulis di text editor, kalau yang terdapat di Ubuntu saya text editornya adalah gedit. Misalnya saja kita membuat kode program yang paling terkenal, yaitu "hello world". Kodenya adalah sebagai berikut:

#include <stdio.h>
void main()
{
printf("Hello World");
}

Setelah selesai menulis kode program, kemudian simpan dengan ekstensi file ".c" misalnya helo.c.

2. Compile
Setelah kode program di simpan, kita buka terminal, bila di Windows biasanya disebut command prompt. Cara membuka terminal, arahkan mouse ke kiri atas, buka applications->accessories->Terminal. Dari terminal, masuk ke folder atau directory tempat kita menyimpan kode program tadi, perintahnya adalah:

cd <namafolder>.

Setelah berada di folder yang sama, kita kompilasi (compile) program yang sudah kita buat dengan text editor tadi, perintahnya adalah,

gcc -o helo<nama hasil> helo.c<nama file>

Penulisan nama file yang akan dikompilasi harus sama persis dengan file yang kita simpan. Sedang untuk nama hasil kompilasi terserah kita.

3. Running
Setelah file dikompilasi, kita bisa menjalankan program bahasa C yang sudah kita buat dengan perintah:

./helo<namahasil>

Nama file yang ditulis juga harus sama persis dengan nama hasil kompilasi pada proses sebelumnya.

Read more...

Friday, August 20, 2010

Aku dan BlankOn Ombilin II

Ketika saya menginstall BlankOn, saya tidak menemui kesulitan sama sekali. Petunjuk instalasinya pun mudah dipahami. Setelah proses instalasi selesai, kita juga tetap bisa masuk ( booting ) ke Windows dengan grub loading.

Setelah beberapa hari menggunakan BlankOn, saya mencoba untuk menambah satu lagi OS di hardisk saya. kemudian saya meminjam CD Ubuntu 10.4 dari teman saya. proses instalasi Ubuntu sama persi dengan blankOn. Tapi setelah instalasi selesai, saya agak kaget karena sewaktu booting, tidak terdapat pilihan untuk booting ke windows. Dengan kata lain grun loading dari Ubuntu 10.4 tidak dapat mendeteksi OS windows.

Untuk mengatasi masalah ini, saya menggunakan tool yang ada di Hirens boot CD. Namun cara yang agak saya "paksakan" gagal. Malah akibat dari pemaksaan tersebut, komputer saya sama sekali tidak dapat booting. Dilayar tampak tulisan yang mengindikasikan bahwa di hardisk saya terdapat virus. Kemudian saya mencoba menginstall ulang windows, tapi meskipun CD windows terdeteksi, proses instalasi tidak berjalan, hanya sampai "inspecting your computer hardware configuration".

Karena komputer saya sama sekali tidak bisa digunakan, saya ke warnet untuk googling mencari cara memperbaiki hardisk saya. Akhirnya saya menemukan software Bootable AVG rescue CD. Yaitu software antivirus yang mampu menscan hardisk sebelum booting OS. Tapi dengan software inipun hardisk saya tidak terdeteksi.

Saya hampir putus asa dan membawa komputer saya ke servis. Tapi kemudian saya iseng menginstall BlankOn di komputer saya yang tidak bisa di install windows tersebut. Ternyata install BlankOn bisa berhasil tanpa ada masalah sama sekali. Karena inilah saya sangat kagum dengan Linux.

Read more...

Wednesday, August 18, 2010

Aku dan BlankOn Ombilin

BlankOn adalah salah satu distro linux yang dikembangkan oleh orang Indonesia sendiri. kalo dari yang saya lihat, sepertinya BlankOn diturunkan atau dikembangkan dari Ubuntu. sekarang ini yang saya pergunakan di komputer saya adalah BlankOn Ombilin.

Sebelumnya saya sudah mencoba beberapa distro lain, misalnya Ubuntu, Debian, Fedora(gagal install), dan IGN(gagal install). Pengalaman saya mengenai distro-distro sebelum BlankOn, rasanya seumanya agak sulit untuk digunakan, dan terlalu basic. Basic maksud saya adalah tidak ada software-software dasar, misalnya, codec buat audio/video, tidak bisa mendeteksi modem GSM, dan lain lain. Sebenarnya cara untuk mengatasi masalah tersebut di internet memang banyak, tapi saya sulit mempraktekanya dan sering gagal.

Akhirnya saya mencoba blankOn Ombilin, dan sudah banyak software-software dasar yang terinstall. Yang paling saya suka adalah bisa mendeteksi modem GSM saya, meskipun terkadang tidak terdeteksi juga. Karena buat saya komputer tanpa internet sama saja dengan DVD player dengan keyboard alias pemutar multimedia saja. Bila anda ingin mencoba menginstall BlankOn atau sekedar mencicipi sja, silahkan download di http://www2.blankonlinux.or.id/unduh.

Read more...

Followers

followers

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP