Showing posts with label teori c. Show all posts
Showing posts with label teori c. Show all posts

Sunday, October 10, 2010

Kata-kata yang Sudah Dipesan

Dalam bahasa C, ada kata-kata yang ssudah dipesan (reserved keyword). Maksudnya adalah kata-kata ini tidak boleh digunakan untuk keperluan selain penulisan syntax. Selain itu juga, kata-kata ini tidak boleh digunakan untuk memberi nama variable, array, struct, fungsi, dan lain-lain. Berikut daftar kata-kata yang sudah dipesan:


autodefaultfloatregister
structvolatilebreakdo
forreturnswitchwhile
casedoublegotoshort
typedefcharelseif
signedunionconstenum
intsizeofunsignedcontinue
externlongstaticvoid

Read more...

Wednesday, September 29, 2010

Angka Dibelakang Koma Bahasa C

Bila kita mencetak tipe data float, maka dengan sendirinya akan terdapat beberapa angka dibelakang koma. Kita bisa mengatur berapa angka yang dicetak dibelakang koma dengan memformat printf. Bila jumlah angka dibelakang koma dikurangi, maka angka didepannya akan dibulatkan. Berikut contoh program sederhana pengaturan angka dibelakang koma.

#include <stdio.h>
main()
{
float a = 22;
float b = 7;
printf("Float 6 angka dibelakang koma: %.6f\n",a/b);
printf("Float 5 angka dibelakang koma: %.5f\n",a/b);
printf("Float 4 angka dibelakang koma: %.4f\n",a/b);
printf("Float 3 angka dibelakang koma: %.3f\n",a/b);
printf("Float 2 angka dibelakang koma: %.2f\n",a/b);
printf("Float 1 angka dibelakang koma: %.1f\n",a/b);
}

Read more...

Saturday, September 25, 2010

Input Character Bahasa C

Untuk mendapatkan input berupa karakter dari keyboard, kita harus memformat scanf() dengan format "%c". Contoh sederhana adalah scanf("%c",&NamaVariable);. Tetapi ada alternatif lain untuk mendapaptkan input berupa karakter, yaitu dengan fungsi getchar()

Fungsi getchar() akan mengembalikan input dari keyboard dan menmgembalikannya sebagai sebuah nilai integer. Contoh sederhana:
#include <stdio.h>
int main ()
{
char c;
printf("Masukan sebuah kalimat, untuk mengakhirinya gunakan tanda titik ( . )");
do {
c=getchar();
putchar (c);
} while (c != '.');
return 0;
}


Program sederhana di atasa adalah sebuah program yang akan meminta input dan mengembalikannya segera setelah tanda titik terbaca.

Read more...

Friday, September 24, 2010

Variasi Input String

Untuk mendapatkan input sebuah character dari keyboard, kita harus memformat scanf menjadi %c, misalnya scanf("%c",&karakter);. atau kita bisa juga menggunakan getchar().

Sedangkan untuk mendapatkan input berupa kata atau string, terdapat beberapa alternatif. Alternatif yang bisa digunakan antara lain dengan memformat scanf() dengan format %s. Berikut contoh penggunaannya:

#include <stdio.h>
main()
{
char kata[100];
printf("Input: ");scanf("%s",&kata);
printf("Output: %s",kata);
}


Kelemahan dari metode ini adalah kita tidak mendapatkan input berupa spasi. Bila kita menggunakan spasi, kata setelah spasi tidak akan tersimpan dalam array karakter.

Cara lain adalah dengan fungsi gets() seperti pada post sebelumnya. Tetapi metode ini juga memiliki kelemahan, yaitu tidak bisa digunakan untuk mengisi data pada member structre. Silahakan pilih metode input string yang disesuaikan dengan kondisi pada programn anda.

Read more...

Tuesday, September 21, 2010

Structure pada Bahasa C

Untuk menyimpan banyak data pada satu variable, biasanya kita menggunakan array. Array mampu menyimpan banyak data dalam satu variable, yaitu dengan ditempatkan dalam index yang berbeda. Tapi kita juga bisa menyimpan banyak data dalam satu index, bahkan dengan tipe data yang berbeda. Untuk dapat melakukan hal ini, kita menggunakan structure.

Structure adalah kumpulan dari beberapa variable yang dikelompokan dalam satu nama untuk kemudahan dalam penggunaan variable-variable tersebut. Structure mampu mengelompokan variable dengan tipe data yang bebrbeda dalam satu nama. Structure sangat diperlukan terutama dalam program-program yang besar. Kareba, biasanya program-program yang besar menggunakan data yang kompleks, yang harus diolah dan digunakan secara bersamaan. Strucutre pada beberapa bahasa pemrograman lain disebut "record", misalnya pascal.

Contoh penggunaan structure misalnya pada seorang mahasiswa. Dalam program, kita bisa membuat mahasiswa sebagai sebuah variable. tapi dalam dunia nyata mahasiswa memiliki banyak data, antara lain alamat, nama, umur, NIM, dll. Pada program yang besar, data-data yang dimiliki mahasiswa harus dikelola secara bersamaan. Dan pada program, kita akan sangat kerepotan apabila menggunakan satu buah variable saja. Untuk mengatasi masalah ini, kita memerlukan structure untuk mengelompokan data dan mempermudah dalam mengolahnya.

Operasi yang bisa dilakukan terhadap structure antara lain, penggandaan (copy), sebagai parameter fungsi, dan sebagai nilai kembalian dari fungsi. Structure juga bisa digabungkan dengan array, yaitu dengan memberi index pada nama structure.

format deklarasi structure adalah sebagai berikut:

struct <NamaStructure>
{
member
member
member
}

Read more...

Thursday, September 2, 2010

Membuat Array yang Baik

Pada bahasa C, deklarasi array bisa dilakukan tanpa memberikan batas ukuran. Meskipun kita memberikan batas ukuran, apabila pengisian elemen array melebihi batas pun array akan secara otomatis memperlebar ukurannya. Perhatikan contoh beberapa deklarasi array berikut:

1. int data[]={5,9,7,6,4};
2. int data[5]={5,9,7,6,4};
3. int data[100]={5,9,7,6,4};

Dari ketiga contoh di atas, deklarasi array yang paling baik adalah deklarasi yang ketiga. Pada deklarasi pertama dan kedua batas array akan secara otomatis mengikuti jumlah elemen yang dimasukan ketika program berjalan.

Pengisian elemen array adalah dengan memasukan nilai ke alamat-alamat memory secara berurutan. Pada deklarasi pertama, program secara otomatis memesan tempat pada memory sesuai dengan jumlah element yang dimasukan. Dalam hal ini jumlahnya adalah 5. Sedang pada deklarasi kedua, program akan memesan memory 5 buah sesuai dengan batasan yang kita berikan sewaktu deklarasi. Setelah program kita jalankan, dan pada program ada instruksi untuk menambah isi array, maka akan ditempatkan disebelah memory yang terakhir digunakan sewaktu deklarasi. Apabila memory tersebut memang masih kosong, dan belum digunakan untuk variable lain, maka hal ini tidak akan menjadi masalah. tapi apabila memory tersebut sudah digunakan oleh variable lain, maka akan terjadi tabrakan memory dan menimbulkan error.

Untuk memngatasi masalah ini, sebaiknya kita mendeklarasikan array seperti contoh ketiga. Apabila kita berencana untuk mengisi array dengan jumlah data yang banyak, sebaiknaya kita juga memesan lokasi memrory yang banyak, sesuai kebutuhan. Pada contoh ketiga kita memberikan batas seratus lokasi memory. Meskipun kita hanya mengisi dengan 5 buah data, tapi program sudah memesan lokasi memory sebanyak 100 buah. Dan lokasi memory yang sudah dipesan tadi tidak akan digunakan untuk variable lain. Dengan demikian apabila dalam jalannya program ada perintah untuk menambah jumlah data array, tidak akan terjadi error.

Read more...

Tuesday, August 24, 2010

Array Dua Dimensi

Sebelumnya kita sudah mengenal array, yaitu barisan data yang terdapat dalam satu variable dan dipisahkan dengan index. Pada array sebelumnya data yang kita miliki hanya satu baris saja. tetapi sebenarnya data yang tersimpan pada array tidak hanya sebuah baris saja.

Sebenarnya array adalah sebuah himpunan data. Pada array satu dimensi hanya terdapat satu himpunan saja. Kita bisa membuat himpunan dalam himpunan itu sendiri. Dengan bahasa lain kita bisa membuat array dalam array. Atau yang lebih umum disebut adalah kita bisa membuat array dua dimensi. Umumnya array dua dimensi digambarkan sebagai baris dan kolom. Berikut pendeklarasian array dua dimensi:

int data[3][4];

Dari deklarasi di atas, array akan memiliki 3 baris dan 4 kolom, bila digambarkan dengan tabel akan seperti:

data[0][0]data[0][1]data[0][2]data[0][3]
data[1][0]data[1][1]data[1][2]data[1][3]
data[2][0]data[2][1]data[2][2]data[2][3]

Untuk pengisian nilai (assignment/penugasan) array dua dimensi formatnya adalah sebagai berikut:

int data[3][4]={{1,2,3,4},{5,6,7,8},{9,10,11,12}};

Read more...

Saturday, August 7, 2010

Pointer

Arti dari pointer adalah penunjuk. Dalam bahasa C, variable pointer adalah variable yang menyimpan alamat memory. Alamat ini menunjukan lokasi dari sebuah variable. Pada pointer terdapat dua operator, yaitu ampersand (&) dan asterix (*). Operator & menghasilkan alamat dari suatu variable. Operator * menghasilkan nilai yang berada pada sebuah alamat yang ditunjuk.

Seperti halnya variabel yang lain, variabel pointer juga harus dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan. Format deklarasi pointer adalah:

<tipe_data> *<nama_variabel>
Contoh :
int *ptrX;
ptrX adalah variabel pointer untuk tipe data integer


Kegunaan dari pointer antara lain:
1. Calling by reference pada fungsi.
2. Mengirimkan array dan string dari suatu fungsi ke fungsi lain.
3. Memudahkan dalam manipulasi array.
4. Manipulasi memory dalam system.
5. Membuat struktur data dinamis seperti linklist, tree, graph.

Read more...

Thursday, August 5, 2010

Fungsi Rekursif

Fungsi rekursif adalah fungsi yang memanggil dirinya sendiri, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pemanggilan fungsi rekursif secara langsung berarti dalam fungsi tersebut terdapat perintah untuk memanggil dirinya sendiri sedangkan secara tidak langsung berarti fungsi rekursif memanggil 1 atau lebih fungsi lain sebelum memanggil dirinya sendiri.

Fungsi Rekursif akan terus berjalan sampai kondisi berhenti terpenuhi, oleh karena itu dalam sebuah fungsi rekursif perlu terdapat 2 blok penting, yaitu blok yang menjadi titik berhenti dari sebuah proses rekursi dan blok yang memanggil dirinya sendiri. Fungsi rekursif tidak selalu lebih jelek daripada iteratif. Ada kalanya sebuah fungsi rekursif justru mempermudah penyelesaian masalah yang ditemui pada kasus iteratif (pengulangan).

Meskipun penulisan dengan fungsi rekursif lebih singkat dari fungsi iteratif, tapi fungsi rekursif memiliki kelemahan, yaitu memerlukan memori yang lebih banyak, karena perlu tambahan untuk ‘Activation Record Stack’. Dengan demikian waktu proses lebih lama, karena perlu menjejaki setiap pemanggilan rekursif melalui ‘Activation Record’. Karena setiap pemanggilan fungsi, register dan memory harus di push ke stack maka setelah selesai pemanggilan perlu diadakannya pop stack. untuk mengembalikan memory dan register kembali ke keadaan awal, ini sering disebut sebagai overhead.

Fungsi rekursif sebaiknya digunakan pada saat penyelesaian sulit diselesaikan secara iteratif, dan juga apabila efisiensi secara rekursif sudah memadai.Perlu diperhatikan juga bahwa pemborosan (Redundancy) dapat terjadi dalam
penyelesaian masalah secara rekursif.

Read more...

Friday, July 30, 2010

Melewatkan Parameter Fungsi

Melewatkan parameter atau mengirimkan data ke fungsi, bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu parsing by value dan parsing by reference. Tapi untuk beberapa fungsi tidak memerlukan parameter apapun, misalnya fungsi untuk mencetak suatu kalimat atau fungsi dengan variable lokal.

Parsing by value

Yang dimaksud dengan parsing by value (call by value) adalah dengan mengirimkan nilai dari variable yang menjadi parameter. Perubahan terhadap argumen yang terjadi di dalam fungsi, tidak akan mempengaruhi nilai dari variable fungsi pemanggil (hanya 1 arah). Pengiriman suatu nilai dapat dilakukan untuk suatu ungkapan, tidak hanya untuk sebuah variabel, elemen array atau konstanta saja, misalnya fungsi (a+2);

Parsing by reference
Parsing by reference (call by reference) adalah pemanggilan dengan cara mengirimkan alamat variable ke fungsi yang dipanggil. Fungsi yang menerima kiriman alamat ini akan menggunakan alamat yang sama untuk mendapatkan nilai datanya. Perubahan nilai di fungsi akan merubah nilai asli di bagian fungsi pemanggilnya. Hal ini karena parsing by reference adalah pengiriman dua arah, yaitu dari fungsi pemanggil ke fungsi yang dipanggil dan juga sebaliknya. Parsing by reference hanya untuk alamat memory saja, tidak dapat dilakukan untuk suatu ungkapan.

Read more...

Variable pada Fungsi

Dalam kaitannya dengan fungsi, variable dibagi menjadi 2 jenis:
1. variable global
2. variable lokal

VARIABLE GLOBAL

Variable global adalah varable yang bisa digunakan di semua fungsi tanpa ada deklarasi di setiap fungsi. Perubahan nilai variable di satu fungsi akan merubah nilai variable secara keseluruhan apabila digunakan oleh fungsi lain. Deklarasi variable global di luar fungsi tertentu, tapi biasanya dibawah header file. Contoh penggunaannya adalah:

#include <stdio.h>
int var=5;
void main()
{dekalrasi dan statement}
int fungsi()
{deklarasi dan statement}

VARIABLE LOKAL
Variable lokal adalah variable yang hanya bisa digunakan di satu fungsi saja, yaitu fungsi dimana variable itu dideklarasikan. Penggunaan nama variable lokal juga bisa sama antara fungsi yang satu dengan fungsi yang lainnya. Deklarasi parameter juga merupakan sebuah deklarasi untuk variable lokal. Apabila dua buah variable lokal pada fungsi berbeda memiliki nama yang sama, perubahan nilai variable di satu fungsi tidak akan mempengaruhi variable di fungsi yang lainnya. contoh penggunaan variable lokal adalah:

#include <stdio.h>
void main()
{
int var=5,able=8;
statemen/perintah;
}

int fungsi_tambah(int a, int b)
{
int var=a,able=b;
int hasil=var+able;
return hasil;
}

Read more...

Thursday, July 29, 2010

Mendefinisikan Fungsi

Komponen-komponen dari fungsi yaitu definisi fungsi dan tubuh fungsi. Sebelum dapat digunakan, fungsi harus didefinisikan terlebih dahulu. Definisi fungsi terdiri atas:

  • prototype fungsi
  • tipe kembalian
  • nama fungsi
  • parameter/argumen
Format penulisan prototype fungsi:
tipe_data nama_fungsi(deklarasi parameter);

Format definisi fungsi:
tipe_data nama_fungsi(deklarasi parameter)
{
deklarasi, deklarasi;
perintah, perintah;
return ();
}


Prorotype fungsi
Penulisan prototipe fungsi setelah kita menuliskan header file( stdio.h, conio.h, dll ). Protoipe fungsi tidak perlu dituliskan apabila kita mendefinisikan fungsi di atas fungsi utama( main ). prototype fungsi berguna untuk memberi tahu compiler mengenai tipe data dari hasil yang dikembalikan fungsi kepada pemanggilnya,jumlah parameter, tipe parameter, dan urutan parameter yang harus diberikan kepada fungsi oleh pemanggilnya. Prototype fungsi dipakai oleh compiler untuk melakukan validasi terhadap function-call (pemanggilan fungsi). Dengan demikian, kompilator dapat membantu programer dalam menangkap kesalahan-kesalahan dalam program.
Tipe data pengembalian
Tipe data pengembalian dari suatu fungsi menyatakan tipe data dari hasil yang dikembalikan fungsi kepada pemanggilnya. Type hasil Void menyatakan bahwa fungsi tidak mengembalikan apa-apa. Type hasil yang tidak ditulis dianggap oleh kompilator sebagai int.
Nama fungsi
Nama fungsi harus berupa suatu indentifier yang sahih. Nama fungsi sebaiknya mencerminkan tugas yang dilakukan oleh fungsi itu.
Deklarasi parameter
Parameter adalah cara dari pemganggil fungsi untuk memberikan data kepada fungsi untuk dikerjakan oleh fungsi. parameter yang digunakan saat pemanggilan harus sama dengan parameter yang ada saat deklarasi dan definisi fungsi.

Read more...

Wednesday, July 28, 2010

Fungsi pada Bahasa C

Setiap kali kita membuat program, kita selalu membuat fungsi, minimal kita harus membuat fungsi main(). Pada bahasa C, fungsi adalah sekumpulan instruksi terurut untuk melaksanakan sebuah tugas. Istilah lain dari fungsi adalah subroutin. Fungsi yang terdapat pada bahasa C antara lain:

  • fungsi main
  • fungsi standar bahasa C
  • fungsi buatan programmer
fungsi main
Adalah fungsi yang harus ada di setiap kali kita membuat program. Fungsi ini adalah fungsi utama. Menjalankan program adalah dimulai dari awal fungsi main sampai akhir fungsi main.

fungsi standar bahasa C
scanf() dan printf() adalah contoh fungsi standar pada bahasa C. Fungsi standar yaitu fungsi yang sudah terdapat pada compiler saat kita menginstall. Fungsi standar terdapat pada hampir semua software compiler bahasa C. Selain mencetak dan menginput, masih terdapat banyak fungsi standar lainnya.

fungsi buatan programmer
Terkadang fungsi standar tidak cukup untuk menjalankan tugas tertentu. Untuk mengatasi kesulitan ini, kita bisa membuat fungsi sendiri berdasarkan aturan yang ada.


Beberapa manfaat menggunakan fungsi antara lain:
  • Fungsi main dapat dibuat lebih ringkas dan mudah dibaca.
  • Fungsi menghindarkan operasi/instruksi yang sama ditulis berulang kali.
  • Pada program yang berukuran besar, fungsi dapat menghemat memory.

Read more...

Monday, July 26, 2010

Definisi Array

Array adalah tipe data yang banyak dipergunakan pada hampi di semua bahasa pemrograman. Array bisa disebut sebagai penempatan banyak data pada satu variable. Hal ini diperlukan apabila data yang kita butuhkan jumlahnya banyak, dan data tersebut adalah serupa, misalnya data nilai siswa. Misalnya adalah sebagai berikut:

int NilaiSiswa1 = 60;
int NilaiSiswa2 = 70;
int NilaiSiswa3 = 80;

Apabila datanya berjumlah sedikit mungkin masih bisa menggunakan metode di atas. Tapi apabila datanya banyak(jumlah siswa lebih dari 100), kita akan kesulitan untuk mengaturnya. Kemudian dari hal inilah timbul ide untuk mengganti angka pada variable dengan varable integer (bilangan) sebagai index. Dengan demikian terdapat variable indentitas dan variable index. Sehingga deklarasi di atas dengan array menjadi:

int Nilaisiswa[100]={80,65,98,79,70,.......};
arti:
NilaiSiswa[1] = 80;
NilaiSiswa[2] = 65;
NilaiSiswa[3] = 98; dst

Dengan demikian penggunaan variable NilaiSiswa akan lebih mudah, karena index juga bisa diganti dengan variable bertipe integer. Biasanya akses dari variable array menggunakan looping. Array juga bisa digunakan untuk data 2 atau 3 dimensi. Sesungguhnya kalimat (string) adalah array dari tipe data karakter (char).

Read more...

Saturday, July 24, 2010

Pengulangan Bersarang (nested loop)

Pada program pengulangan, kita bisa membuat pengulangan secara bertingkat. Program ini biasanya disebut NESTED LOOP atau PENGULANGAN BERSARANG. Cara kerja pengulangan bersarang mirip seperti 2 buah gear besar dan kecil. Gear besar akan berputar setelah gear kecil melakukan beberapa kali putaran.

Sama halnya dengan pengulangan bersarang. LOOP besar akan berjalan setelah LOOP kecil berhenti melakukan pengulangan. Contoh sederhana program NESTED LOOP ada di Menggambar Segitiga dengan Bahasa C. Pada pemrograman yang sudah advance, pengulangan bertingkat bisa sangat rumit dan memiliki 3 atau lebih tingkat pengulangan.

Read more...

Saturday, July 10, 2010

Perulangan C/C++

Pada pemrograman, seringkali kita menginginkan agar perintah dikerjakan secara berulang beberapa kali. Untuk melakukan perintah secara berulang, kita tidak perlu menulis kode program secara berulang-ulang, tetapi kita bisa menggunakan perintah perulangan. Jenis perintah perulangan yaitu, WHILE, DO...WHILE, dan FOR.


Read more...

Friday, July 9, 2010

Variable C/C++

Variable bisa dibilang sebagai tempat kita menyimpan data. Sebelum digunakan, variable harus dideklarasikan (diperkenalkan kepada program) terlebih dahulu. Format deklarasi variable adalah sebagai berikut:

tipe_data nama_variable
contoh:
int bilangan;
char huruf;
float pecahan;

Bila ingin mendeklarasikan dua atau lebih variable dengan tipe data yang sama, kita bisa menggunakan format sebagai berikut:

int bilangan1, bilangan2, bilangan3;

Setelah dideklarasikan, maka variable dapat digunakan pada program. Penggunaan variable bisa dengan memberikan nilai tertentu yang sesuai dengan tipe data variable. Pemberian nilai ke variable disebut assignment atau penugasan. Berikut ini contoh pemberian nilai ke variable:

bilangan = 54;
huruf = 'X';
pecahan = 0.5;


Penugasan variable bisa sekaligus dilakukan ketika variable di deklarasikan. hal ini disebut inisialisasi. Format inisialisasi adalah sebagai berikut:

int bilangan = 54;
char huruf = 'X';


Selain tipe data dasar yang sudah dibahas, ada tipe data yang bisa kita tentukan sebdiri. Tipe data ini adalah itipe data konstan. Tipe data konstan adalah tipe data yang setelh dideklarasikan tidak dapat dirubah lagi nilainya. Biasanya tipe konstan dideklarasikan setelah deklarasi header file. Format deklarasi konstan adalah sebagai berikut:

const tipe_data nama_konstanta = nilai;
contoh:
cons int bilangan = 54;

Read more...

Tipe Data Bahasa C

Perhatikan tabel berikut.
Tipe Data Dasar


TipeKeywordKeterangan
KaraktercharHuruf, angka, tanda baca, spasi, simbol
IntegerintBilangan antara -32.767 sampai 32.767
PecahanfloatPecahan dengan presisi satu
Pecahan gandadoublePecahan presisi dua
Tak bertipevoidTak ada tipenya (netral)

Bagi saya pemrograman bahasa C mengenal 2 tipe data yang utama, yaitu bilangan dan karakter. Bilangan adalah data yang dapat digunakan untuk perhitungan, misalnya pengurangan, penambahan, dll. Karakter adalah semua tanda, huruf, angka dan spasi yang terdapat pada keyboard.

Mungkin bagi anda angka dan bilangan adalah sama. Memang sebenarnya angka dan bilangan sama, tetapi pada blog saya ini saya menggunakan istilah bilangan untuk menunjuk pada angka yang digunakan untuk perhitungan. sedang angka adalah tanda, tidak dapat digunakan untuk perhitungan.

Tetapi kalo menurut yang resminya, tipe data dasar pada pemrograman bahasa C/C++ ya seperti yang ditunjukan pada tabel di atas. selain tipe data dasar, ada juga tipe data konstan, yaitu tipe data yang kita tentukan sendiri sebelum kita gunakan. Nilai konstanta tidak dapat dirubah setelah di deklarasikan.

Read more...

Monday, June 21, 2010

Identifier pada Bahasa C

Identifier dalam bahasa Indonesia adalah pengenal, sedang pemrograman bahasa C, identifier adalah nama, pengenal yang digunakan untuk menandai sebuah variabel, fungsi, tipe data, dll. Pada bahasa C, terdapat beberapa peraturan dalam penulisan identifier.


  1. Hanya boleh dimulai dengan huruf atau garis bawah

  2. Tidak boleh menggunakan spasi

  3. Tidak boleh menggunakan karakter-karakter
    ~ ! @ # $ % ^ & * ( ) + ` - = { } [ ] : " ; ' < > ? , . / |

  4. Tidak boleh menggunakan reserved words yang ada pada bahasa C


Read more...

Komentar pada Bahasa C

Komentar tidak akan di eksekusi oleh kompiler. Komentar berguna untuk menyisipkan catatan ke dalam kode program. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam memahami kode program. Bahasa C menggunakan 2 format dalam penulisan komentar. Contoh:

//komentar baris

/*komentar blok

komentar blok*/

Format pertama disebut komentar baris. Kompiler akan menganggap apapun setelah tanda garis miring ganda ( // ) sampai akhir garis sebagai komentar. Komentar ini digunakan hanya untuk satu baris komentar saja.

Format kedua disebut komentar blok. Komentar ini digunakan untuk penulisan komentar yang lebih dari satu baris. Yang akan diabaikan oleh kompiler terletak antara tanda /* dan */. Contoh penggunaan:


#include <stdio.h>

void main()

{

//Mencetak kalimat

/*komentar tidak berpengaruh apa-apa

terhadap jalannya program*/

printf(“Mari belajar pemrograman”);

}

Read more...

Followers

followers

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP